WARTAPOS -CILACAP – Upaya mencegah terjadinya pengadaan pada saat pemilihan kepala desa (Pilkades) dilakukan jajaran Polresta Cilacap melalui simulasi pencegahan pengadaan massal, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Alun-alun Cilacap, melibatkan 448 personel, dengan dua peran berbeda yakni sebagai aparat kepolisian dan massa.
Lebih lanjut, simulasi diawali tahapan pengumpulan suara hingga memuaskan akibat ketidakpuasan pendukung calon yang kalah.
“Simulasi ini merupakan langkah antisipasi menjelang Pilkades tahap pertama tahun 2026,” ujar Kabag Ops Polresta Cilacap AKP Siswanto mengatakan, latihan tersebut.
Adapun tujuan simulasi tersebut untuk menjamin kesiapan dan ketangguhan personel, khususnya dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan selama Pilkades.
“Kami ingin memastikan seluruh personel melaksanakan tugas dan tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan,” kata AKP Siswanto.
Dalam simulasi tersebut, pasukan anti huru-hara Polresta Cilacap melakukan langkah pengendalian menghentikan aksi saat membiarkan terjadi dan memulihkan situasi keamanan.
“Kesiapan tetap harus dilakukan agar apabila terjadi gangguan, personel mampu bertindak tepat, melindungi masyarakat, dan menjaga situasi tetap terkendali,” terang Siswanto.
Menurutnya, simulasi tersebut tidak hanya menguji kemampuan para personel dalam menghadapinya, namun juga untuk memastikan setiap tindakan pengamanan dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur.
“Melalui simulasi Sispamkota ini, kami ingin memperkuat kesiapan pengamanan Pilkades serentak 2026 mulai dari tahap awal hingga akhir,” pungkas Siswanto.
Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah daerah seperti Linmas dan petugas pemadam kebakaran. Selain itu, aparat TNI juga ikut dilibatkan.



Silahkan tulis komentar Anda