CILACAP -WARTAPOS-Aksi nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh insan pers di Kabupaten Cilacap. Pipit Gustiani, seorang jurnalis dari media Wartapos, bergerak cepat membantu memfasilitasi pengobatan gratis bagi seorang anak yang mengalami demam tinggi namun terkendala biaya medis.

Langkah kemanusiaan ini bermula saat Aris Riyanto, warga RT 003 / RW 006 Dusun Bantar Pucung, Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, merasa kebingungan dan putus asa melihat kondisi buah hatinya, Muhammad Farel Alfarizki (7 tahun). Bocah malang tersebut mengalami gejala demam tinggi yang terus-menerus selama kurang lebih empat hari tanpa ada tanda-tanda penurunan.

Kondisi Farel juga memerlukan perhatian khusus mengingat ia memiliki berat badan 11,9 kg serta diduga pernah memiliki riwayat penyakit Tuberkulosis (TB).

Di sisi lain, keterbatasan ekonomi membuat Aris sempat kebingungan dan tidak memiliki biaya untuk segera membawa anaknya berobat ke fasilitas kesehatan yang memadai.

Melihat kondisi darurat tersebut, Pipit Gustiani segera mengambil inisiatif.

Ia bertindak sebagai jembatan komunikasi untuk menghubungkan pihak keluarga dengan manajemen RSUD Majenang melalui Wakil Direktur pelayanan terkait.

Berkat koordinasi yang cepat dan responsif dari pihak rumah sakit, Muhammad Farel Alfarizki langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis yang semestinya secara gratis tanpa dibebani biaya pengobatan.

Rasa haru dan bahagia terpancar jelas dari raut wajah Aris Riyanto setelah anaknya berhasil ditangani oleh tim medis RSUD Majenang.

Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang telah menolong keluarganya di masa sulit.

“Saya sempat bingung dan tidak tahu harus berbuat apa karena tidak punya uang untuk berobat.

Alhamdulillah, akhirnya anak saya bisa dibantu berobat secara gratis berkat bantuan Mba Pipit dari Wartapos yang menjembatani komunikasi ke pihak RSUD Majenang,” ungkap Aris dengan nada terharu.

Secara khusus, Aris juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada dokter yang menangani serta jajaran manajemen rumah sakit yang telah memberikan pelayanan terbaik.

“Terima kasih banyak kepada Dokter Feri atas segala bantuan dan penanganan cepat yang diberikan kepada anak kami. Semoga RSUD Majenang semakin berkembang, semakin maju, dan terus konsisten membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Aksi tanggap darurat yang melibatkan sinergi antara pekerja media dan manajemen RSUD Majenang ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata pelayanan publik yang inklusif, cepat tanggap, dan peka terhadap kondisi masyarakat kurang mampu di wilayah Cilacap dan sekitarnya.